PENGHILANG NYERI, PEMBAWA MAUT

Posted: July 20, 2010 in QUESTION? here's the FAQ

Sang Bintang Michael Jackson ditemukan tewas, diduga kematiannya yang tiba-tiba itu akibat penggunaan obat-obat pembiusan secara berlebihan tanpa pengawasan dokter yang berwenang. Di antara obat-obat yang ditenggarai tersebut, termasuk didalamnya adalah obat penghilang rasa nyeri golongan narkotik, Meperidine HCl. Apa sebenarnya obat ini, dan apakah memang obat penghilang rasa nyeri dapat mengakibatkan kematian ?

Saat ini terdapat berbagai jenis obat penghilang rasa nyeri. Obat anti nyeri yang sering digunakan dan dijual bebas tanpa resep dokter adalah golongan obat Anti Inflamasi Non Steroid (AINS) misalnya ibuprofen, natrium diklofenak atau jenis lainnya. Pada kondisi tertentu dimana rasa nyeri sedemikian hebat, obat AINS tidak lagi cukup. Dalam kondisi tersebut, dokter dapat menggunakan narkotik, salah satu golongan obat penghilang rasa nyeri yang sangat potensial namun rawan penyalahgunaan.

Meperidine HCl (nama lainnya: Petidin) merupakan salah satu obat penghilang rasa sakit golongan narkotik. Obat ini ditemukan pada tahun 1939, oleh dua orang ilmuwan Jerman (Eisleb and Schaumann). Pada awal kemunculnannya obat ini juga digunakan untuk mengatasi otot yang kaku (spasme). Tidak seperti morfin yang memang sudah ‘dibuat’ oleh alam, meperidine dibuat secara sintentik. Secara rumus kimia, meperidine termasuk dalam golongan obat yang hamper sama dengan metadon dan fentanil, dua jenis penghilang nyeri yang sudah cukup dikenal.

Menurut Dr. Pryambodho, SpAn-KIC, staf pengajar Departemen Anestesi FKUI-RSCM, efek meperidine cukup kuat untuk menghilangkan nyeri, namun efek sampingnya tidak sehebat morfin. Saat ini tersedia dalam bentuk tablet, injeksi bahkan dalam bentuk sirup. Namun obat ini beredar di Indonesia hanya dalam bentuk injeksi saja, itupun hanya boleh diresepkan oleh dokter tertentu saja.

Cara kerja obat ini mirip dengan morfin, yaitu pada system saraf, mekanisme kerjanya dengan menghambat kerja asetilkolin, senyawa yang berperan terhadap munculnya rasa nyeri. Hambatan tersebut dilakukan pada saraf pusat dan saraf tepi sehingga rasa nyeri yang terjadi di tubuh tidak terasa. Efek kerja meperidine dirasakan setelah 15 menit obat dimasukkan dan dapat bertahan dalam 2 hingga 4 jam.

Biasanya digunakan untuk mengatasi nyeri pada penderita nyeri hebat dan berlangsung lama. Misalnya pada penderita kanker, nyeri setelah operasi, atau nyeri lainnya yang tidak dapat diatasi dengan obar biasa. Karena efek sampingnya yang berbahaya, obat ini tidak dapat dibeli bebas. Di Amerika Serikat, Petidin merupakan salah satu obat yang sering disalahgunakan, sehingga menimbulkan efek samping yang cukup serius.

Efek Samping
Meskipun efek penghilang nyerinya cukup ampuh, efek samping obat ini juga cukup serius. Salah satu efek samping yang perlu diperhatikan adalah ketagihan terhadap pengunaan obat dan menekan sistem pernapasan. Hal ini merupakan sifat umum obat-obat yang termasuk dalam golongan narkotik.

Efek samping lain diantaranya sakit kepala ringan, kepala terasa berputar, mengantuk, mual, muntah, gangguan aliran darah, gangguan koordinasi otot, dan gangguan jantung. Selai efek samping di atas, obat ini juga dapat menimbulkan efek alergi, berupa kemerahan, gatal, bengkak pada daerah tempat suntikan.

Gejala alergi dapat bermanifestasi parah. Misalnya kesulitan bernafas, bengkak pada wajah, bibir dan lidah atau tenggorokan. Jika terjadi dosis berlebihan (overdosis), gejala yang dapat terjadi; perubahan warna pada kulit, kulit menjadi dingin, kelemahan otot.

Efek samping yang tidak terlalu parah diantaranya kesulitan buang air besar (konstipasi), mual, muntah, kehilangan nafsu makan dan merasa sakit kepala serta mulut terasa kering. Berkeringat berlebihan juga merupakan efek samping yang dapat terjadi. Karena merupakan zat yang termasuk golongan narkotik, obat ini memiliki efek withdrawal, artinya tatkala penggunaannya dihentikan tiba-tiba, maka akan muncul gejala putus obat yang oleh awam disebut dengan sakau. Jantung berdebar, denyut nadi cepat, dan pernafasan menjadi tertekan. Penderita merasa sangat tidak nyaman, terasa nyeri pada seluruh anggota tubuh, kadang disertai muntah.

Dengan demikian seseorang yang sudah menggunakan obat ini dalam jangka waktu cukup lama, penghentiannya harus dilakukan secara bertahap. Perlahan-lahan diturunkan dosisnya untuk menghindari terjadinya efek withdrawal.

Mengapa Dapat Mengakibatkan Kematian ?
Salah satu efek samping obat ini yang sangat berbahaya adalah menekan sistem pernapasan. Efek ini semakin hebat tatkala digunakan berlebihan atau bersamaan dengan obat lain yang juga dapat menekan sistem pernafasan. Misalnya saja obat pelemas otot, atau obat penenang. Penggunaan bersama dengan obat yang memiliki efek samping serupa dikuatirkan dapat mengakibatkan laju nafas lambat laun menurun kemudian berhenti dan menimbulkan kematian jika tidak segera ditolong. Penuruanan tekanan darah serta gangguan pada system saraf pusat yang ditimbulkannya juga berperan mengakibatkan kematian. Hal ini yang mungkin terjadi pada Maha bintang Michael Jackson.

Pada tahun 1984, terjadi kematian seorang pelajar di New York bernama Libby Zion akibat penggunaan meperidine bersamaan dengan obat penenang. Kematiannya tersebut menjadi pembahasan serius, hingga terjadi perubahan pada sistem pendidikan kedokteran. Peristiwa ini menjadi satu contoh penggunaan meperidine HCl dengan obat penenang sangat berpotensi mengakibatkan kematian.

Diketahui bahwa pemberian malalui suntikan ke dalam pembuluh darah dan atau ke dalam otot dapat mengakibatkan peningkatan denyut jantung, sehingga berbahaya untuk penderita penyakit jantung koroner. Fakta ini menunjukkan bahwa pengawasan dokter yang berwenang agar tidak menimbulkan akibat yang fatal.

Obat penghilang nyeri narkotik dapat menjadi ‘dewa penolong’ saat dibutuhkan namun di sisi lain dapat pula menjadi ‘malaikat pencabut nyawa’ jika digunakan secara tidak semestinya.

Sumber : Majalah DOKTER KITA, Edisi Oktober 2009

LIQUID CHLOROPHYLL

Liquid Chlorophyll adalah minuman kesehatan terbuat dari ekstrak klorofil daun Alfalfa (Medicago Sativa) yang disebut “Bapak dari semua tumbuhan” yang mengandung lebih dari 60 nutrisi. Daun Alfalfa dipilih karena memiliki struktur klorofil yang mirip dengan struktur molekul darah manusia. Liquid Chlorophyll dapat membantu meningkatkan daya tahan dan membersihkan tubuh dari zat-zat berbahaya. Klorofil terbukti mampu mendetoksifikasi racun yang masuk ke dalam tubuh manusia, mulai lewat polusi udara/air hingga bahan pengawet makanan.

Keistimewaan

  • Menguatkan sistem peredaran darah, organ reproduksi, pernapasan, pencernaan dan sistem imun.
  • Memaksimalkan pengangkutan oksigen dan membersihkan racun-racun (toksin) dalam tubuh (detoksifikasi) dan mengurangi bau pada mulut & tubuh (antiseptik)
  • Sebagai penyeimbang (regulator), menjaga dan memperbaiki sel-sel yang rusak.
  • Sebagai antioksidan yang kuat, mencegah kanker dan sebagai antiradang.
  • Mengandung minyak Spearmint (Mentha Piperita) yang berguna untuk mengatasi masalah pencernaan seperti sakit perut, muntah dan kembung.

D A P A T K A N  S / D     S E G E R A   H U B U N G I     0 8 1 . 8 8 8 . 7 2 4 5


Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s